kapan suatu data dapat dikatakan sebagai big data

0Shares

Suatu data dapat dikatakan sebagai big data ketika memiliki tiga karakteristik utama, yaitu volume, kecepatan, dan keragaman.

Pertama, volume mengacu pada jumlah besar data yang dihasilkan dan dikumpulkan. Data dikatakan sebagai big data jika ukurannya terlalu besar untuk diproses atau dikelola dengan menggunakan teknik konvensional. Jumlah data yang besar ini biasanya terkait dengan skala produksi yang tinggi, penggunaan sensor yang luas, atau partisipasi yang luas dari pengguna dan pelanggan.

Kedua, kecepatan mengacu pada laju yang cepat dalam menghasilkan dan mengumpulkan data. Big data sering dihasilkan dalam waktu nyata atau mendekati waktu nyata. Contohnya adalah data yang dihasilkan oleh platform media sosial atau perangkat IoT (Internet of Things).

Ketiga, keragaman mengacu pada berbagai jenis data yang dihasilkan. Data big data tidak hanya terbatas pada teks atau angka, tetapi juga termasuk gambar, audio, video, grafik, dan data lainnya. Keragaman ini juga meliputi data yang terstruktur maupun tidak terstruktur.

Jadi, secara keseluruhan, data dapat dikategorikan sebagai big data ketika memiliki volume yang besar, dihasilkan dengan kecepatan tinggi, dan memiliki keragaman jenis data. Penting untuk memahami karakteristik ini agar dapat mengelola, menganalisis, dan memanfaatkan potensi yang tersembunyi dalam big data.

BACA JUGA :   how to analyze big data with kali linux

Leave a Reply