how does e commerce get their revenue

0Shares

E-commerce, atau perdagangan elektronik, mendapatkan pendapatannya melalui berbagai cara yang inovatif dan “burstiness” dalam bentuk model bisnis yang mereka terapkan. Berikut adalah beberapa metode yang digunakan oleh platform e-commerce dalam mendapatkan pendapatan mereka:

1. Model Bisnis Marketplaces: Platform e-commerce seperti Lazada, Shopee, dan Tokopedia mengambil komisi dari setiap transaksi yang dilakukan melalui platform mereka. Ketika penjual atau toko online menjual produk, mereka harus membayar persentase dari harga jual sebagai biaya komisi kepada platform tersebut. Pendapatan ini biasedanya berkisar antara 2-10% dari total transaksi.

2. Iklan dan Promosi: E-commerce juga menghasilkan pendapatan melalui iklan dan promosi yang ditawarkan kepada penjual. Mereka menawarkan ruang iklan yang strategis kepada merek atau penjual tertentu. Ini bisa berupa iklan banner di situs web mereka, iklan pop-up, atau promosi produk terkait yang ditampilkan di halaman hasil pencarian. Penjual yang ingin meningkatkan visibilitas mereka melalui iklan ini harus membayar biaya tertentu kepada platform e-commerce.

3. Pengiriman: Banyak platform e-commerce juga menawarkan layanan pengiriman produk kepada penjual mereka. Dalam hal ini, mereka bisa mengenakan biaya pengiriman kepada penjual berdasarkan berat atau ukuran paket. Jumlah pendapatan yang dihasilkan dari biaya pengiriman ini tergantung pada jangkauan geografis pengiriman dan jenis produk yang dikirimkan.

4. Keanggotaan Premium: Beberapa platform e-commerce menawarkan program keanggotaan premium kepada pelanggan mereka. Melalui program ini, pelanggan dapat menikmati manfaat seperti pengiriman gratis, diskon khusus, dan akses ke penawaran eksklusif. Keanggotaan premium ini biasanya disertai dengan biaya langganan bulanan atau tahunan, yang merupakan salah satu sumber pendapatan bagi platform tersebut.

BACA JUGA :   what offline retail stores can learn from e-commerce

5. Data Penjualan dan Analitik: E-commerce memiliki akses terhadap data transaksi dan perilaku pelanggan yang sangat berharga. Mereka dapat menggunakan data ini untuk menghasilkan pendapatan dengan menjual informasi analitik kepada para penjual. Misalnya, platform e-commerce dapat memberikan analisis mengenai perilaku pembelian pelanggan, tren pasar, dan preferensi konsumen kepada penjual dengan imbalan biaya tertentu.

Hubungan antara pendapatan dan e-commerce sangatlah kompleks dan beragam. Model bisnis yang inovatif dan “burstiness” dalam industri ini terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan dan mendapatkan pendapatan yang berkelanjutan.

Leave a Reply